Rabu, 29 Oktober 2014

Janji Seorang Sahabat

janji seorang sahabat


Aku mulai takut untuk terus berda didekatnya, bukan takut karena dia akan melukaiku, Tapi sebaliknya. Karena dia terlalu baik, bahkan sangat baik.

Dengan sifatnya itu, kini aku mulai mengkhawatirkan perasaanku, merasa takut bila suatu saat nanti aku tak dapat lagi mengendalikan perasaanku. Beruntung jika nanti dia memiliki rasa yang sama, jika tidak? Aku hanya akan terbelenggu dengan perasaanku sendiri.

Apalagi dulu dia pernah berjanji, bahwa dia tak akan membiarkan seorangpun membuatku menangis, dia berkata dan meyakinkanku untuk jangan menghawatirkan apapun, karena sekarang dia disini bersamaku, akan membuatku tersenyum, dan selalu tersenyum.

Dari situ aku sadar, janji itu hanyalah janji untuk sahabat, bukan janji dari seorang pria untuk kekasihnya. Dalam janji itu dia mengatakan untuk selalu membuatku tersenyum, tapi tanpa disadari, ternyata janji itu yang membuatku terluka.









1 komentar:

Obat tradisional Varikokel mengatakan...

Mudah-mudahan dia juga punya rasa yang sama ya ka, semangat.. jangan sedih :h:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar